Halo semua, kali ini saya akan sedikit bercerita tentang perjalanan kembali ke Gunung Salak untuk yang kedua kali nya. Sebenarnya ini perjalanan yang ke 4 kali sih, Cuma yang ke 2 dan ke 3 anggap saja tidak di hitung ya, karena waktu itu hanya mengantarkan teman saja ke lokasi ini.

Jadi yang di hitung perjalanan kedua ini adalah karean memang lagi ada kerjaan saja di sekitar gunung salak ini.

Jadi begini ceritanya.

Tidak ada yang istimewa bagi para pembaca sebenarnya, tapi bagi saya mungkin setiap perjalanan ada cerita tersendiri dan mungkin cukup menarik untuk di buatkan catatannya.

Apalagi karena saya emang hobi nya nulis, ya jadi sebagai bahan untuk tulisan di blog ini saja.
Gpp kan ?

 

#Awal Mula Ke salak Lagi

Waktu itu dapat tugas dari kantor untuk kembali lagi mengunjungi lokasi ini dikarenakan suatu hal, yaitu problem pada perangkat kami yang ada disana.

UPS dan Wall Display.

Yak arena memang perusahaan saya Visiontech.ID bergerak di 2 bidang itu. UPS dan Wall Display.

Dan kami pun mendapatkan tugas untuk memeriksa problem disana.
katanya sih UPS nggak backup lagi dan Wall Display nya perlu di check brightness nya.

2 hal itu saja.

Berangkat lah kami dari Jakarta ke Gunugn salak di waktu pagi hari nya.
Cuma berdua saja bro !!!

Masih mending lah dari perjalanan saya yang pertama kalinya dalam cerita di artikel ini.

Sewaktu itu saya Cuma di suruh berangkat sendiri saja cuy!
kebetulan memang waktu itu tidak ada team lagi yang stand by di Jakarta.

Alhasil Cuma diri ini saja yang di tugaskan untuk berangkat kesana.

READ  Menyehatkan Badan di Hapanasan Wisata Air Panas Pasir Pengaraian

Yah, jadi jelas kan ? tujuan kali ini berangkat kesana untuk memeriksa UPS dan Wall Display nya

 

#Lewat Jalur Mana ?

Nah, ini dia yang dulu nya aku tidak tahu. Sewaktu kedatangan yang pertama,
Saya Cuma tau jalurnya itu hanya ada dari Parung Kuda saja.

Rute nya itu yaitu kalau lewat tol dari Jakarta mentok sampai ujing Ciawi,
Terusssss sampai ke suatu daerah yang namanya parung kuda

Kalau tidak salah di situ lah ujung pemberhentian terakhir dari kereta api yang datang dari JKT.

Nah, kalau udah sampai di parung kuda tinggal naik dah ke atas, yaitu ke PT. Star energy atau Chevron dulu namanya.

Kalau untuk sekarang ini ya sama lagi.

Saya lewat lagi rute parung kuda, satu lagi rute nya ada lewat kota bogor.

 

#Apa yang berbeda dan berkesan dari perjalanan kali ini ?

Kalau perjalanan yang berkesan sih sepertinya ada, mungkin itu biasa saja bagi rekan-rekan sekalian yang membaca blog ini

Tapi mungkin tidak bagi saya.

Karena setiap perjalanan ada momen menarik nya tersendiri.
ya hitung-hitung nantinya bisa di ceritakan ke anak cucu.

Kalau bicara soal pekerjaan kunjungan kali ini rasanya selesai dalam 2 hari, setelah cek alat UPS dan Wall Display itu kami pun kembali, hanya saja ketika berada di Gunung Salak ada momen yang tak disangka-sangka juga.

Ternyata istilah Bumi itu kecil kami jumpai ketika disini.
Kenapa begitu ?

Karena kami ketemu dengan rekan kerja yang dulunya ada di Kota Duri (Riau) dan sekarang ada di Kota Salak (Bogor) ini.

Wow.. Betul-betul istilah bumi itu kecil benar adanya.

Bertukar sapa dan saling bertanya kabar tentunya kami lakukan ketika dalam pertemuan yagn singkat itu. Karena merasa sama-sama berasal dari kampung/tempat kerja yang sama, yaitu dari kota Duri. Kami merasa cepat akrab satu sama lainnya.

READ  Ekspedisi Perdana di Pulau Rupat

Yah, mungkin itu lah istimewa perjalananku kali ini berada di Puncak Gunung Salak.

 

#Apa saja tempat/objek Wisata yang ada di Gunung Salak ?

Nah, berbicara mengenai objek wisata di Gunung salak sangat banyak sebenarnya. Sewaktu itu kami rencana ingin bermain ke taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Setelah mencoba menelusuri ke atas gunung, rupanya niat kami terhenti.

Hal itu dikarenakan berdasarkan informasi dari petugas yang ada, sebaiknya jika ingin kesana menggunakan mobil offroad atau setidaknya berame-rame jadi jika ingin menyewa kendaraan offroad jadi lebih murah.

Ya begitulah rencana yang tertunda untuk kali ini mengenai tujuan berwisata ke taman Nasional Gunung Halimun salak.

Tapi mudah-mudahan di lain waktu dan kesempatan semoga niat ini bisa tercapai.

Oh iya, bagi rekan-rekan sekalian yang pernah ke Taman Nasional Gunung Halimun salak boleh dong berbagi cerita bagaimana keindahalan alam di taman tersebut.

Bagi yang ingin share boleh komen di bawah ya, trims Sebelumnya

NEW YORK

BARCELONA

PARIS

THE BRIDGE

SUBWAY