Hari ini ingin sedikit bercerita, tentang kunjungan ke Negara tetangga. Yaitu Malaysia.
kalau dibilang ini kunjungan ke berapa ?

Mungkin ini kunjungan ke 2, dimana mungkin waktunya yang agak lama sedikit saja.

Beda lamanya dengan kunjungan pertama adalah kalau kunjungan pertama hanya transit,
sedangkan kunjungan kedua ini untuk meeting dan mengambil dokumen saja.

Lumayan, karena itu jadi bisa jalan-jalan sedikit ke Negara ini.

Jadi, begini jalan ceritanya

 

#Berangkat dari mana ?

Kalau berangkat nya dari Jakarta, kalau tidak salah dulu dari Terminal 2.
Di pesankan tiket langsung oleh bos dan bawa barang seadanya saja.

Karena memang tidak lama dan hanya mengambil dokumen dan meeting sebentar saja dengan rekanan yang disana.

 

#Kerja nya di Malaysia dimana ?

Sesampainya di malaysia, rekanan si boz langsung jumpa di bandara.
jadi setelah memberikan dokumen yang dimaksud dan meeting sebentar mengenai kerjaan,

Yo wess..

Kerjaan selesai. Hehe.

Bentar amat ya ? ya mau gimana lagi, karena kerjaan udah selesai ya udah.

Nunggu waktu balik lagi ke Indonesia, karena waktu balek nya jam 5 sore.
jadi ada waktu sekitar 6 jam lah untuk menunggu schedule pesawat pulang lagi

 

#Trus, mau kemana sambil nunggu pesawat Sore ?

Karena masih ada waktu tersisa sekitar 6 atau 8 jam lagi, kebetulan nih aku ada teman dari Malaysia.
ketemuanya dulu sewaktu kami sama-sama training di Beijing

Namanya Ramadhan.

Orangnya item dan lumayan good looking lah. Sebelum ke Malaysia pun aku juga udah kabari
kalau aku mau kesana juga.

Dan dia pun senang aku kabari seperti ini.

Malahan dia bilang, kalau jadi kesini kabari ya. Supaya aku bisa jemput dan ajak-ajak kamu jalan-jalan disini.

READ  Mencoba Liburan Ke Pulau Untung Jawa, Tempat Liburan Alternatif di Jakarta

Wow. Lumayan euy.

Dari pada nungguin waktu 8 jam untuk pulang lagi ke Jakarta,
mumpung ada yang mau ajak jalan-jalan ya di ambil deh kesempatan itu.

 

#Kemana saja sewaktu jalan-jalan di Malaysia ?

Nah, setelah mengabari Ramadhan. Dia bilang kita ketemua saja di kota dia.
kebetulan dari bandara ke kota dia itu memang lumayan agak jauh.

Kalau naik bus atau mobil pasti lama.

Jadi dia nyarankan naik kereta saja yang dari Bandara. Ntar dia jemput sewaktu
tiba di terminal tempat tinggal dia.

Ini sih kedua kalinya aku coba naik kereta api atau MRT atau KRL atau apalah namanya
lupa saya namanya.

Yang jelas, kereta ini sangat nyaman dan cepat sekali.

Penumpang yang naik sewaktu itu juga lumayan banyak,
dengan harga tiket yang juga cukup murah malahan, akhirnya sampai juga di tempat Ramadhan.

 

Dengan mobil yang dia punya, kami pun mulai melesat ke tempat-tempat yang bagus di
daerahnya tersebut.

Kalau nama daerahnya aku lupa, tapi yang jelas dia pernah bilang kalau ini adalah daerah
pegawai negeri sipil nya untuk diraja Malaysia.

Semacam daerah khusus PNS lah kalau di Indonesia.

Lumayan keren euy.

Bangunannya megah-megah dan jalan nya pun luas sekali.
kalau aku fikir mah cocok untuk tempat pre wedding atau futu futu.

😀

Yang jelas Ramadhan akan membawa ke tempat makan di daerah sana.
maklum, karena jam makan siang pun juga udah masuk

Akhirnya kami makan di salah satu tempat yang menyajikan makanan khas Malaysia.

Khas Malaysia pun ada macem2 nya, karena suku disana ada bangsa India, Chinese, Melayu dan lain sebagainya. Jadi aku di ajak untuk makan roti canai dan the Tarik khas india.

READ  Umbul Sidomukti Semarang, Pengalaman Berenang di Kolam Renang Tertinggi di Asia Tenggara

Untuk the Tarik nya hampir sama rasanya dengan yang sering aku cicip di Indonesia
apa jangan-jangan mereka curi resep dari kita ya ?

Atau malahan kita yang curi resep dari mereka ? hahah

 

#Pengen balek lagi liburan disini ?

Kalau ditanya ingin balik lagi ya pasti ada ke inginan, karena kunjungan kali ini juga singkat.
Cuma 5 jam, tapi itu aku sangat bersukur punya teman sebaik bro Ramadhan

Udah di temani untuk jalan-jalan di kota nya

Padahal aku orang jauh yang Cuma kenal beliau 7 hari saja, itu pun sewaktu ada training.

Yah, mungkin itu saja cerita singkat kunjungan 6 jam di sini.
selama waktu itu, ini dia sedikit foto yang bisa di abadikan.

Yang mudah-mudahan bisa jadi kenangan untuk di ingat.