Mengenai Gowes kali ini, aku akan sedikit bercerita tentang pengalaman bersepeda di Daerah Sipirok Sumatera Utara. Daerah ini sedikit tinggi dari daerah-daerah lainnya yang berada di Sumut.
Jadi membuat udara begitu sejuk dan dingin sama seperti di Sumbar.

Nah, kali ini kami datang untuk menghadiri event gowes bareng bersama komunitas yang ada di Sumatera.

Komunitas Sepeda dari Duri pun di undang untuk datang meramaikan acara yang ada.

Karena itu lah aku coba untuk menghadiri Gowes kali ini.

Sebenarnya Gowes kali ini aku merasa tidak enak, karena suatu hal yang tidak di inginkan. Awalnya pun aku juga tidak bisa membawa sepeda sendiri untuk pergi kesini

Hal ini dikarenakan sepedaku berada di Pekanbaru, sementara aku berada di Duri.

Tapi karena keinginan hati yang sangat kuat untuk pergi sepeda, aku pun meminjam sepeda teman. Namanya Tito.

Karena sepeda sudah ada, berangkat pun jadi juga akhirnya.

Ini lah yang nggak enak nya, walaupun sepeda yang di pinjam udah di jaga baik-baik, pasti ada kekurangannya juga, baik itu sesuatu lecet atau hal lainnya. Hal itu lah yang membuat aku jadi tidak enakan dengan teman ku tito.

Mudah-mudahan beliau memaafkan jika membaca tulisan ini. L

Sesampainya di Sipirok, kami juga mencoba mencari tempat penginapan. Rupanya disini hotel-hotel tidak ada dan bahkan cenderung mahal euy.

Kami pun akhirnya mendapatkan sebuah villa yang sangat bagus. Harganya lumayan, tapi karena ramai bisa di bagi sama rata biayanya.

Setelah sampai pagi hari, baru lah kami mulai datang ke acara untuk menghadiri pertemuan komunitas sepeda disini.

Ternyata, disini rame euy.

Banyak komunitas yang telah datang disini berkumpul untuk memeriahkan acara ini. Karena eventnya ini resmi, jadi banyak juga pengawalan dari pihak kepolisian guna melancarkan acara ini. Maklum yang hadir jadi rame, bisa jadi karena doorprize yang di siapkan oleh panitia membuat banyak komunitas sepeda menjadi tertarik untuk mengikuti nya.

READ  Hotel murah dan nyaman di Beijing khusus untuk pendatang Dari Mancanegara

Acara pembukaan pertama pun di pagi hari juga di sugguhkan dengan music dandut yang membahana beserta acara2 lainnya. Sungguh meriah memang.

Kemudian setelah panitia menyampaikan beberapa kalimat pembuka, acara pun dimulai.

Hal yang tidak disangka-sangka pun mulai datang, hujan lebat mengguyur daerah sipirok di awal mulai acaranya. Alhasil basah-basahan menjadi menu utama di pagi ini.


Kalau nge gowes di aspal sih nggak masalah hujan-hujanan, yang jadi masalah itu kalau nge gowesnya di hutan, sudah deh..

Licin dah semuanya.

Di pengalaman gowes kali ini aku baru menyadari gunanya sepatu sepeda yang biasa digunakan oleh orang-orang itu. Karena rupanya sepatu sepeda yang digunakan memiliki ragi seperti yang biasa digunakan oleh pemain sepak bola, jadi nggak bakalan licin.

Karena sepatuku tidak seperti itu, ya jatuh-jatuh ketika menuntun sepeda di dalam hutan.


Pokoke lucu-lucu untuk momen sepeda kali ini.

Banyak hal yang mau di share, tapi ntar di lanjutin lagi deh nunggu mood nulis nya baik lagi.

Keep Share Keep Gowes euy.